Selasa, 22 April 2008

KENDALA PENYEDIAAN PAKAN RUMINANSIA

Memulai usaha peternakan, khususnya ternak ruminanisa atau yang biasa dikenal sebagai ternak yang berlambung ganda, akan dihadapkan pada kendala-kendala. Kendala yang cukup menghambat adalah penyediaan pakan. Indonesia sebagai negara tropis, dengan 2 musim yang berbeda, maka mengakibatkan ketersediaan pakan secara kontinuitas tidak bisa terjaga dengan baik. Musim penghujan menjadi musim saat ketersediaan pakan berlimpah. Musim kemarau tiba, maka berubah menjadi musim paceklik. Ketersediaan bahan pakan, khususnya hijauan menjadi sangat menurun. Selain itu lahan yang dipergunakan untuk menanam rumput, semakin lama semakin berkurang jumlahnya.Selain kontinuitas, ketersediaan pakan juga terkendala atas kualitas bahan pakan. Bahan pakan yang berkualitas tinggi selalu mahal harganya dan ketersediaannya juga susah. Sebagian besar yang tersedia adalah bahan pakan bersumber limbah pertanian ataupun limbah industri pertanian. Akibatnya kulitas bahan juga sangat rendah. Hal ini disebabkan karena kandungan seratnya yang terlalu tinggi dengan kandungan energi dan protein yang rendah. Kendala lainnya adalah jumlah bahan pakan yang juga terbatas. Adalah hal yang susah, apabila kita menginginkan memperoleh bahan pakan tertentu dengan jumlah yang relatif banyak dengan harga yang relatif terjangkau.
Jadi, ketersediaan pakan ruminansia di Indonesia terkendala pada aspek ketersediaan, kualitas bahan pakan dan kontinuitasnya.


$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$-->> --> -->

1 komentar:

jagoanulis mengatakan...

Selamat atas blognya. Jangan lupa diopeni, seperti ngopeni ayam atau sapi itu lho.
Jangan-jangan ini bahan disertasi. Kalau benar begitu, baik untuk menyebarluaskan pengetahuan.
Ayo ngeblog terus !!!

Bambang Tri Subeno